1

Aku ingin membuat Roti yang bisa membuatmu Bahagia

Hari ini aku belajar beberapa hal sejak aku bangun tidur hingga sore ini menulis apa yang ada dipikiranku saat ini. Tapi ada satu hal yang membuatku berpikir, satu hal yang membuatku ingin sekali segera melakukannya, meski itu tak mungkin aku lakukan saat ini.


0

My New Blog

Heum..


Cuma ganti suasana skin Blog saja. Karena yeah.. sudah lama ini blog tidak dijamah..sekalian saja diedit ulang sembari mengerjakan proyek web milik Tunangan tersayang..hohoho.. 


Anyway, segitu saja dulu silahkan cek it out blog ini dan jangan lupa buat koment-koment nya yeuh.. *PLAAK*
1

8 Januari 2011

8 Januari 2011

Ya Rabb.. sungguh besar karuniaMU..
Aku tak menyangka, hari itu tiba, hari yang tadinya hanya bisa aku bayangkan dalam hidupku hanya terjadi dalam mimpiku..tapi, hari itu menjadi kenyataan.. Orang yang aku cinta, datang kerumahku bersama keluarga besarnya untuk melamarku..sungguh Ya Rabb, aku bahagia sekali saat melihatnya datang bersama keluarganya.. sungguh Ya RABB.. aku benar-benar bersyukur padaMU, hanya Engkau yang mampu mengijinkan semuanya terjadi..

0

Putih Abu-Abu

Dear Fellow—

Well, belakangan aku merasa sedang tidak enak badan, mungkin karena kecapean dan mungkin juga kerena banyak pikiran ditengah-tengah pekerjaan yang begitu banyaknya—maklum akhir tahun, kau tahu bagaimana pekerjaan di tiap akhir tahun kan?

0

23 November – 26 November 2010

23 November – 26 November 2010

Momen yang paling tak ingin aku lupakan—
Aku berharap aku bisa kembali lagi ke hari-hari itu, bersamanya, disampingnya, disisinya, melihatnya tersenyum, melihatnya tertawa, mendengar suaranya, menyentuh wajahnya, menggenggam erat jemari tangannya, memeluknya, menghirup aroma tubuhnya, mendengar langsung detak jantungnya—

0

Rindu untuk Berkumpul

Aku merebahkan tubuhku yang lelah sore itu, hujan masih mengguyur kota ini dengan setia sejak pagi tadi. Aku mencoba memejamkan mata ku sejenak, aku lelah, tapi entah mengapa aku tidak bisa mengistirahatkan tubuhku barang sejenak. Aku memilih menonton TV, karena kebetulan aku sedang rebahan di ruang TV. Meski mataku menatap layar TV, namun telingaku mendengar suara lain, suara dari arah ruang tamu, suara Mamaku, berbincang dengan seseorang melalui ponsel. Aku mendengarkan dengan seksama, suara Mamaku begitu keras, sepertinya Mama sedang mengobrol dengan adikku yang laki-laki yang ada di Semarang. Apa sakitnya belum sembuh juga? Batinku khawatir.

0

Selama Ia Masih

Selama Ia Masih ingin senyum kepadamu..
Kumohon..
Senyumlah kepadanya..

Selama ia masih ingin menyapamu..
Kumohon..
Sapalah Dia..


0

When Kimme Met Him ^_^

Kota Hyun Bal benar-benar cerah pagi itu, tampak seorang gadis berambut hitam panjang berjalan pelan menyusuri jalanan di kota Hyun Bal. Perutnya masih kenyang, masakan Bai Zhi memang paling terkenal di Kota Hyun Bal, kamarnya pun bersih dan ia betah menginap disana untuk beberapa waktu sampai ia bisa menentukan pilihannya kelak nanti ketika Ujian Kenaikan Grade. Pagi ini belum begitu ramai, tapi ia sudah bertemu beberapa pedagang asongan, banyak yang menawarkan bebatuan, senjata, hingga jimat-jimat. Gadis ini tertarik sekali untuk membeli Tongkat Sihir, sekali tebas, bisa menghasilkan daya serang yang tinggi, tapi sayang Tael yang ia punya tak cukup untuk membelinya, bisa-bisa dia ditendang Bai Zhi dari penginapannya dan ia tidur di jalanan nantinya.

Kimmechan, nama gadis ini. Ia sudah naik beberapa tingkat sejak kedatangannya di kota ini dan terus berlatih keras. Pagi ini, ia berencana untuk berlatih di Area Tukang Kayu. Semalam saat ia pulang dari membantu Dong Tak mengerjakan hobinya, ia sempat tersesat ke Daerah Tukang Kayu, Kimme nyaris dihajar salah satu penebang kayu liar disana, untung dengan cepat ia berlari dan pulang ke penginapan Bai Zhi. Tapi hari ini, Kimme ingin berlatih melawan Tukang Kayu dan beberapa Rubah Ekor Tiga. Konon kata orang-orang disekitar sini, semakin tinggi level Monster yang dilawan, semakin cepat ia naik ilmunya. Dengan berbekal Tongkat Healernya dan beberapa Gingseng yang ia beli di Tabib Ho Shin, Kimme berjalan menuju area Tukang Kayu.

0

Hanya Kau yang Monha pilih untuk menjadi pedamping hidupnya, Huangsi.

Sambil memainkan Goloknya yang baru dia dapatkan dari Guru yang ia kagumi dan cintai, Limmechan bersandar dibawah pohon, menunggu kakaknya Kimmechan datang. Hyun Bal cerah sore ini, tapi entah rasanya malas untuk melanjutkan berlatih dengan para Sapi Gila di Area Perkebunan tak bertuan ini. Limme hanya sesekali menebas Sapi Gila atau Babi Gila yang lewat di depannya, sudah beberapa menit berlalu, tak juga muncul batang hidung kakaknya itu.

"Haruskah aku menunggu disini ditemani para monster gila ini, huh? Kimme, cepatlah datang, sampai kapan kau berkencan dengan tabib muda itu, eh?" Keluhnya sembari menegakkan kepala menengok kesana kemari mencari sosok kakaknya.


0

Menyambut Ramadhan Yuk! :-)

Koniciwa Minna-san ^_^


Sebentar lagi Ramadhan tiba. Iseng-iseng googling nyari artikel tentang Ramadhan, eh ketemu juga yang enak dibaca, dan syukur-syukur bisa bermanfaat juga buat yang lain. Yeah, saya ga mau banyak menulis, ntar keburu bosen duluan sebelum baca artikel aslinya. 
Oke, Selamat membaca.

Klik : Keutamaan Bulan Ramadhan

0

If Your Not The One

Song By : Daniel Bedingfield

If your not the one then why does my soul feel glad today
If your not the one then why does my hand fit yours this way
If you are not mine then why does your heart return my call
If you are not mine would I have the strength to stand at all
I never know what the future brings
But I know your here with me now
We'll make it through, and I hope you are the one I share my life with


0

Be Mine -- Part II : A Guy at The Wedding Ceremonial

Previously : Be Mine -- Part I : The Weird Dream 


Aku benar-benar kelihatan konyol dengan kebaya ini! Oh Tuhan! Bunuh saja aku sekarang!

Wajah gadis itu tampak tidak senang di depan cermin. Hari ini pernikahan sepupunya, dan dia bertugas menjadi penerima tamu, selalu saja begitu setiap sepupunya ada yang menikah, karena—yeah, dia sendiri belum menikah, dan penerima tamu biasanya ditugaskan pada wanita yang belum menikah—mungkin karena dia tidak ada tanggungan ngurus suami dan anak, jadi taruh saja di penerima tamu—beres perkara.



0

FIX YOUR ATTITUDE! :|:|:|

Holy Crap!

Do you think that you did that, people, esspecialy me will happy with that? Will think 'oh, that is ok'—‘oh that fine’, huh?

NO!
 
0

Be Mine -- Part I : The Weird Dream


“Akujadi dokternya ya—kamu yang jadi pasien aku—“

“Gak mau! Aku saja yang jadi dokternya—kamu pasien aku—“

“Cewek ga pantes jadi dokter, kamu kan gendut gitu! Aku aja dokternya—“


0

Patience-- Sabar--


Memang hidup harus sabar sepertinya—


Bersabar
Anterior Inicio